Ibadat Bacaan: Sabtu,
13 Desember 2014
PERINGATAN S LUSIA, PERAWAN DAN MARTIR
P: Ya Allah, bersegeralah menolong aku
U: Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu
Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus
Seperti pada permulaan, sekarang, selalu dan sepanjang segala abad. Amin
Alleluya.
MADAH
Ya Yesus Tuhan putra
santa perawan
Yang dilahirkan sangat mentakjudkan
Kami bernyanyi dan memperingati
Perawan suci.
Perawan ini yang kami hormati
Martir sejati yang berhati murni
Walaupun lemah namun tetap tabah
Pantang menyerah.
Mati tak gentar diancam tak mundur
Meski dikejar semangat tak luntur
Sungguh pahlawan mati demi iman
Kepada Tuhan.
Berkat doanya ya Allah pencipta
Diampunilah kami yang berdosa
Agar supaya kami bahagia
Senantiasa. Amin.
PENDARASAN MAZMUR
Antifon
Ingatlah akan daku, ya Tuhan, datanglah menyelamatkan daku
Mazmur 105 (106)
Semuanya ini
dituliskan untuk menjadi peringatan bagi kita yang hidup pada waktu zaman akhir
telah tiba (1 Kor 10,11)
Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab Ia baik,*
kekal abadi kasih setiaNya.
Siapa sanggup mewartakan keperkasaan Tuhan*
dan memperdengarkan segala pujianNya?
Berbahagialah orang yang berpegang pada hukum,*
yang melakukan keadilan setiap waktu!
Ingatlah akan daku, ya Tuhan,*
demi kemurahanMu yang berlimpah-limpah.
Datanglah menyelamatkan daku,*
supaya aku menikmati kebahagiaan orang pilihanMu.
Semoga aku bergembira bersama dengan umatMu *
dan berbangga atas milik pusakaMu.-
Kami telah berdosa seperti leluhur kami,*
kami bersalah dan berbuat jahat.
Sesudah ke luar dari Mesir,+
leluhur kami lupa akan karyaMu yang agung,*
dan tidak ingat akan kasih setiaMu yang berlimpah.
Sesudah menyeberangi Laut Merah,*
mereka memberontak melawan Allah yang mahatinggi.
Padahal Allah telah menyelamatkan mereka demi namaNya *
untuk memperkenalkan keperkasaanNya.
Ia telah menghardik laut dan mengeringkannya,+
Ia telah menghantar mereka melalui dasar laut *
seperti melalui padang gurun.
Ia telah menyelamatkan mereka dari tangan musuh *
dan membebaskan mereka dari pasukan Mesir.
Musuh mereka terpelanting oleh empasan ombak,*
tak seorangpun berhasil meloloskan diri.
Waktu itu mereka percaya akan sabda Allah *
dan menyanyikan lagu pujian bagiNya.
Tetapi mereka segera lupa akan karya Tuhan,*
bahkan tidak peduli akan nasihatNya.
Mereka bersungut-sungut di gurun pasir *
dan mencobai Allah di padang belantara.
Tetapi Allah memenuhi permintaan mereka *
dan mengenyahkan kelaparan mereka.
Mereka cemburu kepada Musa di perkemahan,*
dan kepada Harun yang disucikan Tuhan.
Maka terbukalah bumi dan menelan Datan,*
menimbuni Abiran dan kawan-kawannya.
Api menjolak memangsa
golongannya,*
nyalanya menghanguskan kaum pemberontak.
Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus.
seperti pada permulaan sekarang, selalu dan sepanjang segala abad. Amin
Antifon
Ingatlah akan daku, ya Tuhan, datanglah menyelamatkan daku
Antifon
Jagalah jangan sampai engkau lupa akan perjanjian Tuhan
Allahmu.
Mereka membuat anak lembu di gunung Horeb *
dan bersembah sujud kepada patung tuangan.
Mereka menukar Tuhan mereka yang mulia *
dengan arca seekor sapi pemakan rumput.
Mereka lupa akan Allah, penyelamat mereka,*
yang telah melakukan perbuatan agung di Mesir,
karya yang mengagumkan di tanah Kham,*
perbuatan dahsyat di tepi Laut Merah.
Maka Allah memutuskan untuk memusnahkan mereka,*
seandainya tidak dicegah Musa, hambaNya yang terpilih.
Sebab Musa mengantara di hadapan Tuhan,*
jangan sampai amarahNya membinasakan mereka.
Kemudian mereka menolak tanah yang dijanjikan *
dan tidak percaya akan firmanNya.
Mereka menggerutu di perkemahan*
dan enggan mendengarkan suara Tuhan.
Maka Allah mengepalkan tangan terhadapa mereka*
untuk menghancurkan mereka di padang gurun,
untuk menghamburkan benih mereka di antara bangsa-bangsa*
dan mencerai beraikan mereka di berbagai negeri.
Mereka menundukkan diri kepada dewa Baal Peor *
dan mengikuti perjamuan untuk berhala yang mati.
Dengan demikian mereka membangkitkan amarah Tuhan,*
sehingga timbullah bencana di antara mereka.
Lalu tampillah Pinehas dan menjadi penengah,*
maka berhentilah malapetaka itu.
Karena itu ia dipandang sebagai orang berjasa,*
turun temurun, untuk selama-lamanya.-
mereka menggusarkan Tuhan dekat air Meriba,*
sehingga Musa menanggung rugi karena kesalahan mereka.
Sebab mereka memahitkan hatinya,*
sehingga ia terlanjur dalam ucapannya.
Kemuliaaan kepada
Bapa dan Putera dan Roh Kudus.
seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala
abad. Amin
Antifon
Jagalah jangan sampai engkau lupa akan perjanjian Tuhan
Allahmu.
Antifon
Selamatkanlah kami, ya Tuhan, dan himpunkanlah kami dari
antara para bangsa.
Bangsa Israel tidak mau memusnakan para bangsa,*
seperti yang diperintahkan Tuhan.
Mereka bercampur dengan para bangsa *
dan mengikuti adat-istiadat mereka.
Mereka beribadat kepada berhala bangsa kafir *
yang menjadi perangkap bagi mereka.
Mereka menyerahkan putera-puteri mereka *
menjadi kurban bagi roh-roh jahat.
Mereka menumpahkan darah yang tak bersalah,*
darah putera-puteri mereka
yang mereka kurbankan kepada berhala Kanaan,*
sehingga tanah pusaka mereka dinodai darah.
Mereka menajiskan diri dengan perbuatannya *
dan berzinah karena tingkah lakunya.
Maka berkobarlah amarah Tuhan terhadap umatNya,*
dan Ia muak terhadap milik pusakaNya.
Tuhan menyerahkan mereka
ke dalam tangan para bangsa,*
sehingga ,usuh berkuasa atas mereka.
Para lawan menindas mereka,*
merendahakan mereka di bawah kekuasaannya.
Berulang kali Tuhan ,
melepaskan umatNya,+
tetapi mereka sudah mencandu
kejahatan *
dan runtuh karena kedurhakaannya.
Namun Tuhan memperhatikan kesusahan mereka *
dan mendengarkan jeritan umatNya.
Ia ingat akan perjanjianNya dengan mereka *
dan membinmbing mereka dalam kasih setiaNya yang berlimpah.
Ia menganugerahi mereka rahmat yang tiada taranya *
di hadapan segala lawan mereka.
Selamatkanlah kami, ya Tuhan, Allah kami,*
Dan himpunkanlah kami dari antara para bangsa,
Supaya kami bersyukur kepadaMu, ya Allah yang kudus *
Dan berbangga atas keagunganMu yang terpuji.
Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*
Sekarang dan selama-lamanya. Amin
Kemuliaaan kepada
Bapa dan Putera dan Roh Kudus.
Seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala
abad. Amin
Antifon
Selamatkanlah kami, ya Tuhan, dan himpunkanlah kami dari
antara para bangsa.
BACAAN
Rut 3:1-18
Rut 3:1 Lalu Naomi,
mertuanya itu, berkata kepadanya: "Anakku, apakah tidak ada baiknya jika
aku mencari tempat perlindungan bagimu supaya engkau berbahagia?
Rut 3:2 Maka sekarang,
bukankah Boas, yang pengerja-pengerjanya perempuan telah kautemani itu, adalah
sanak kita? Dia pada malam ini menampi jelai di tempat pengirikan;
Rut 3:3 maka mandilah
dan beruraplah, pakailah pakaian bagusmu dan pergilah ke tempat pengirikan itu.
Tetapi janganlah engkau ketahuan kepada orang itu, sebelum ia selesai makan dan
minum.
Rut 3:4 Jika ia
membaringkan diri tidur, haruslah engkau perhatikan baik-baik tempat ia
berbaring; kemudian datanglah dekat, singkapkanlah selimut dari kakinya dan
berbaringlah di sana. Maka ia akan memberitahukan kepadamu apa yang harus
kaulakukan."
Rut 3:5 Lalu kata Rut
kepadanya: "Segala yang engkau katakan itu akan kulakukan."
Rut 3:6 Sesudah itu
pergilah ia ke tempat pengirikan dan dilakukannyalah tepat seperti yang
diperintahkan mertuanya kepadanya.
Rut 3:7 Setelah Boas
habis makan dan minum dan hatinya gembira, datanglah ia untuk membaringkan diri
tidur pada ujung timbunan jelai itu. Kemudian datanglah perempuan itu dekat
dengan diam-diam, disingkapkannyalah selimut dari kaki Boas dan berbaringlah ia
di situ.
Rut 3:8 Pada waktu
tengah malam dengan terkejut terjagalah orang itu, lalu meraba-raba ke
sekelilingnya, dan ternyata ada seorang perempuan berbaring di sebelah kakinya.
Rut 3:9 Bertanyalah
ia: "Siapakah engkau ini?" Jawabnya: "Aku Rut, hambamu:
kembangkanlah kiranya sayapmu melindungi hambamu ini, sebab engkaulah seorang
kaum yang wajib menebus kami."
Rut 3:10 Lalu
katanya: "Diberkatilah kiranya engkau oleh TUHAN, ya anakku! Sekarang
engkau menunjukkan kasihmu lebih nyata lagi dari pada yang pertama kali itu,
karena engkau tidak mengejar-ngejar orang-orang muda, baik yang miskin maupun
yang kaya.
Rut 3:11 Oleh
sebab itu, anakku, janganlah takut; segala yang kaukatakan itu akan kulakukan
kepadamu; sebab setiap orang dalam kota kami tahu, bahwa engkau seorang
perempuan baik-baik.
Rut 3:12 Maka
sekarang, memang aku seorang kaum yang wajib menebus, tetapi walaupun demikian
masih ada lagi seorang penebus, yang lebih dekat dari padaku.
Rut 3:13 Tinggallah
di sini malam ini; dan besok pagi, jika ia mau menebus engkau, baik, biarlah ia
menebus; tetapi jika ia tidak suka menebus engkau, maka akulah yang akan
menebus engkau, demi TUHAN yang hidup. Berbaring sajalah tidur sampai
pagi."
Rut 3:14 Jadi
berbaringlah ia tidur di sebelah kakinya sampai pagi; lalu bangunlah ia,
sebelum orang dapat kenal-mengenal, sebab kata Boas: "Janganlah diketahui
orang, bahwa seorang perempuan datang ke tempat pengirikan."
Rut 3:15 Lagi
katanya: "Berikanlah selendang yang engkau pakai itu dan tadahkanlah
itu." Lalu ditadahkannya selendang itu. Kemudian ditakarnyalah enam takar
jelai ke dalam selendang itu. Sesudah itu pergilah Boas ke kota.
Rut 3:16 Setelah
perempuan itu sampai kepada mertuanya, berkatalah mertuanya itu:
"Bagaimana, anakku?" Lalu diceritakannyalah semua yang dilakukan
orang itu kepadanya
Rut 3:17 serta
berkata: "Yang enam takar jelai ini diberikannya kepadaku, sebab katanya:
Engkau tidak boleh pulang kepada mertuamu dengan tangan hampa."
Rut 3:18 Lalu
kata mertuanya itu: "Duduk sajalah menanti, anakku, sampai engkau
mengetahui, bagaimana kesudahan perkara itu; sebab orang itu tidak akan
berhenti, sebelum diselesaikannya perkara itu pada hari ini juga."
DOA PENUTUP
Tuhan, kemuliaan para martir, dengarkanlah kami kiranya
berkat bantuan santa Lusia, perawan dan martirMu. Semoga kemuliaannya yang kami
peringati di dunia, kelak kami saksikan di surga.
Demi Yesus Kristus, pengantara kami, yang hidup dan berkuasa
bersama Engkau dalam persekutuan Roh Kudus, sepanjang segala masa. Amin
PENUTUP
P: Marilah memuji Tuhan
U: Syukur kepada Allah
=======
Sumber:
IBADAT HARIAN
KOMISI LITURGI KWI
Jln. Cut Meutia, 10
Tromol Pos 3044, Jakarta 10002
Tlp.(021) 3154714; Fax.(021) 3154714
E-mail: komlikwi@indo.net.id
Penerbit NUSA INDAH
Jln. El Tari, Ende 86318
Flores, NTT, Indonesia
Tlp.(0381)21502; Fax.(0381)21502
E-mail: nusaindahende@yahoo.com
Cetakan XIX: 2011
=======
Dan TUHAN pun menunggumu dengan rindu
di dalam:
- Misa Kudus harian
- Kunjunganmu ke Tabernakel gereja
(Sakramen Maha Kudus) berbincang-bincanglah denganNYA.
- Pengakuan Dosa dengan hati yang
bertobat dan selalu ingin memperbaiki diri
Ingatlah berdoa:
- Koronka
- Rosario
Lakukanlah Puasa pribadi, bacalah Kitab
Suci walau hanya satu perikop.
Amalkanlah cinta kasih pada sesama
dengan ketulusan dan kerendahan hati.
"...kejarlah kekudusan, sebab
tanpa kekudusan tidak seorang pun akan melihat Tuhan."
Ibrani 12: 14
Link Harian
Brevir Harian juga ada pada Fanpage FaceBook:
Brevir Harian
Mau Terima 7 Ibadat/Doa Brevir di
e-mail setiap hari? GABUNG yahoogroups "Brevir Harian"
Pengguna Blackberry, dapat
men-download: Aplikasi Brevir Harian
Pengguna Android, dapat men-download:
Aplikasi Brevir Harian
Testimoni:
Sy brevir sejak awal tahun ini, sy
semakin diteguhkan, setiap rasa dlm kesesakan selalu dapat firman yg melegakan,
jadi selalu merasakan butuh brevir.
Anda punya testimoni tentang pengaruh
membaca Brevir di dalam hidup anda?
Kirimkan testimoni anda untuk kemuliaan
Tuhan di Surga, ke e-mail: novena_tiga_salam_maria@yahoo.com
No comments:
Post a Comment
Note: Only a member of this blog may post a comment.