Tujuh kali dalam sehari aku memuji-muji Engkau, karena hukum-hukum-Mu yang adil.

Tujuh kali dalam sehari aku memuji-muji Engkau, karena hukum-hukum-Mu yang adil.
Tujuh kali dalam sehari aku memuji-muji Engkau, karena hukum-hukum-Mu yang adil. Mazmur 119:164

Ofisi - KAMIS - IBADAT PAGI

JUMAT
OFISI SINGKAT SANTA PERAWAN MARIA
IBADAT PAGI

PEMBUKAAN
Ya Allah, bersegeralah menolong aku.
__ Tuhan, perhatikanlah hambamu.
Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus
__ Seperti pada permulaan, sekarang, selalu dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya

MADAH

Putra Allah yang kaya
sudi jadi papa
Putra Allah yag mulia
dinakan diri-Nya.

Menyelamatkan manusia
menanggung derita
Maut pun diterima-Nya
dengan pasrah cinta.

Amat cintalah Bunda
di sisi Putranya
Amat setialah Bunda
selalu di samping-Nya.

Menyelamatkan manusia
turut menderita
bersama Putranya
dengan pasrah cinta.

Kini dalam Gereja-Nya
Sang Kristus berkarya
Kini dalam umat-Nya
Penebus sengsara.

Dengan korban derita
kita turut serta
mengamalkan cintanya
Juruselamat kita.

PENDARASAN MAZMUR

Antifon 1
Maria melahirkan Yesus yang disebut Kristus.

Mazmur 51          Kasihanilah aku, ya Allah
Baruilah roh dan pikiranmu dan kenakanlah manusia baru (Ef 4:23-24).

Kasihanilah aku, ya Allah, menurut kasih setia-Mu,*
menurut besarnya rahmat-Mu, hapuskanlah kesalahanku.

Bersihkanlah aku seluruhnya dari kesalahanku, *
dan cucilah aku dari dosaku.

Kusadari pelanggaranku, *
dosaku selalu membayang di hadapan-Mu.

Terhadap Engkau, terhadap Engkaulah aku berdosa, *
yang jahat di hadapan-Mu kulakukan.

Jadi ternyata Engkau adil bila menghukum aku, *
dan tepatlah keputusan-Mu.

Sungguh aku dilahirkan dalam kesalahan, *
dan dalam dosa aku dikandung ibu.

Sungguh Engkau berkenan akan ketulusan hati, *
Engkau meresapkan kebijaksanaan ke dalam batinku.

Bersihkanlah aku, agar jadi murni, *
basuhlah aku agar jadi putih melebihi salju.

Sampaikanlah kabar sukacita kepadaku, *
semoga hati yang Kauremukkan bersorak gembira.

Palingkanlah wajah-Mu dari dosaku, *
hapuskanlah segala kesalahanku.

Ciptakanlah hati murni bagiku, ya Allah, *
baruilah semangat tabah dalam batinku.

Janganlah Kaubuang aku dari hadapan-Mu, *
janganlah Kauambil roh-Mu yang kudus daripadaku.

Kembalikanlah kepadaku kegembiraan atas keselamatan-Mu, *
dan berilah aku semangat yang rela.

Maka aku akan mengajarkan sikap hati-Mu kepada orang berdosa, *
supaya mereka kembali kepada-Mu.

Lepaskanlah aku dari dosa pembunuhan, ya Allah Penyelamatku *
maka aku akan memasyhurkan keadilan-Mu.

Ya Tuhan, sudilah membuka bibirku, *
supaya mulutku mewartakan pujian-Mu.

Engkau tak berkenan akan kurban sembelihan, *
kurban bakar yang kupersembahkan, tidak Kausukai.

Persembahan kepada Allah ialah jiwa yang menyesal, *
hati remuk redam takkan Kautolak.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu dan sepanjang segala abad. Amin

Antifon 1
Maria melahirkan Yesus yang disebut Kristus.

Antifon 2
Bunda yang suci, dari atas kayu salib, Kristus mempercayakan kami kepadamu sebagai anak-anakmu. Hari ini kami menyertaimu dalam pujian kepada-Nya.

Kidung Tobit 13:8-11, 13-15

Dia menunjukkan kepadaku kota suci Yerusalem...
penuh kemuliaan Allah (Why 21:10-11)

Hendaklah sekalian orang di Yerusalem, *
menyanyi serta memuliakan kebesaran-Nya.

Pujilah Tuhan, hai para pilihan-Nya, *
Berpestalah dengan gembira dan bersyukurlah kepada-Nya.

Hai Yerusalem, kota suci,
Allah menyiksa kamu karena perbuatan-Mu yang jahat, *
tetapi Ia akan mengasihani kembali orang-orang yang jujur.

Luhurkanlah Tuhan dengan selayaknya,
bersyukurlah kepada raja yang kekal abadi, *
supaya rumah-Nya dibangun kembali bagimu dengan gembira.

Tuhan akan mengantar pulang semua tawananmu, *
dan engkau akan bersukacita selama-lamanya.

Engkau bermandikan cahaya gemilang, hai Yerusalem, *
dan seluruh bumi sujud hormat kepadamu.

Dari jauh bangsa-bangsa datang kepadamu, *
membawa persembahan sebagai tanda bakti bagi Tuhan Allahmu.

Mereka memandang tanahmu sebagai tanah suci, *
Dan menyerukan nama Tuhan di tengahmu.

Hai Yerusalem, engkau akan bersukacita atas putra-putrimu,
sebab mereka semua diberkati Tuhan, *
dan dihimpun di hadapan-Nya.

Berbahagialah semua yang mencintai engkau, *
yang bersukacita atas damai sejahteramu.

Pujilah Tuhan, hai hatiku, pujilah Tuhan Allah kita, *
sebab Ia membebaskan kota-Nya Yerusalem dari segala penderitaannya.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu dan sepanjang segala abad. Amin

Antifon 2
Bunda yang suci, dari atas kayu salib, Kristus mempercayakan kami kepadamu sebagai anak-anakmu. Hari ini kami menyertaimu dalam pujian kepada-Nya.

Antifon 3
Perawan Maria bermahkotakan dua belas bintang diangkat di atas barisan para malaikat.

Mazmur 147:12-20          Yerusalem dibarui
Marilah ke mari, aku akan menunjukkan kepadamu mempelai Anak Domba (Why 21:9)

Megahkanlah Tuhan, hai Yerusalem, *
pujilah Allahmu, hai Sion.

Sebab Ia menguatkan palang pintu gerbangmu, *
Ia memberkati para pendudukmu.

Sebab Ia memberikan kesejahteraan kepada daerahmu, *
dan mengenyangkan dikau dengan gandum yang paling baik.

Ia mengutus sabda-Nya ke bumi, *
dengan segera firman-Nya berlari.

Diturunkan-Nya salju seperti bulu domba, *
dihamburkan-Nya embun beku bagaikan abu.

Dilemparkan-Nya hujan es seperti kerikil, *
siapa dapat menahan dinginnya?

Ia bersabda lagi, maka es mencair kembali, *
Ia menyuruh angin-Nya bertiup, maka air mengalir.

Dialah yang menyampaikan firman-Nya kepada Yakub, *
ketetapan dan hukum-Nya kepada Israel.

Ia tidak berbuat demikian kepada segala bangsa, *
hukum-hukum-Nya tidak mereka kenal.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu dan sepanjang segala abad. Amin

Antifon 3
Perawan Maria bermahkotakan dua belas bintang diangkat di atas barisan para malaikat.

BACAAN PERTAMA
Amsal 8:32-35; 9:1-6, 10-12

Oleh sebab itu, hai anak-anak, dengarkanlah aku, karena berbahagialah mereka yang memelihara jalan-jalanku. Dengarkanlah didikan, maka kamu menjadi bijak; janganlah mengabaikannya. Berbahagialah orang yang mendengarkan daku, yang setiap hari menunggu pada pintuku, yang menjaga tiang pintu gerbangku. Karena siapa mendapatkan aku mendapatkan hidup, dan Tuhan berkenan akan dia.
Hikmat telah mendirikan rumahnya, menegakkan ketujuh tiangnya, memotong ternak sembelihannya, mencampur anggurnya, dan menyediakan hidangannya. Pelayan-pelayan perempuan telah disuruhnya berseru-seru di atas tempat-tempat yang tinggi di kota, “Siapa yang tak berpengalaman, singgalah kemari”, dan kepada yang tidak berakal budi katanya, “Marilah, makanlah rotiku, dan minumlah anggur yang telah kucampur; buanglah kebodohan, maka kamu akan hidup, dan ikutilah jalan pengertian.” Permulaan hikmat adalah takut akan Tuhan dan mengenal Yang Mahakudus adalah pengertian. Karena oleh  aku umurmu diperpanjang, dan tahun-tahun hidupmu ditambah. Jikalau engkau bijak, kebijakanmu itu bagimu sendiri, jikalau engkau mencemooh, engkau sendirilah orang yang akan menanggungnya.

BACAAN KEDUA
Dari khotbah Santo Laurentius Yustinanus, uskup
(Sermo 8, in festo Purificationis B.M.V.: Opera, 2 Venetiis 1751, 38-39)

Maria menyimpan segala perkara itu di dalam hatinya.

     Ketika Maria merenungkan semua yang mulai ia ketahui dengan membaca, mendengarkan dan mengamati, ia bertumbuh dalam iman, mendapatkan pahala lebih banyak dan semakin diterangi oleh kebijaksanaan serta semakin dinyalakan oleh api cinta kasih. Rahasia-rahasia surgawi menjadi terbuka baginya dan ia dipenuhi dengan kegembiraan; ia menjadi subur oleh Roh Kudus, diarahkan kepada Allah dan dijaga dalam perlindungan mesra selama ia di dunia. Karunia-karunia Ilahi begitu mengagumkan hingga mengangkat seseorang dari jurang yang paling dalam sampai kepada puncak tertinggi dan mengubah seseorang kepada kesucian yang lebih besar. Hati Perawan Maria seluruhnya terberkati. Karena kehadiran dan bimbingan Roh Kudus hatinya selalu dan dengan segala cara terbuka bagi kekuatan Sabda Allah. Ia tidak terbawa oleh pikiran dan perasaannya sendiri, tidak juga oleh kemauannya sendiri; dengan demikian ia melaksanakan secara ilmiah, dengan tubuhnya, apa yang oleh Kebijaksanaan diberikan sebagai iman di dalam batinnya.
     Sang Kebijaksanaan Ilahi, yang menciptakan bagi diri-Nya suatu kediaman di dalam Gereja, merasa cocok menggunakan peranan Santa Perawan Maria untuk melaksanakan hukum, memurnikan budi, memberi teladan kerendahan hati dan mempersembahkan suatu kurban rohani.
     Ikutilah teladannya, ya manusia yang percaya. Resapilah ke dalam lubuk hatimu agar engkau dimurnikan secara rohani dan dibersihkan dari dosa-dosamu. Allah lebih menaruh perhatian pada kehendak yang baik dalam apa yang kita perbuat daripada kepada perbuatan itu sendiri.
     Oleh karena itu, entah kita memberikan diri kepada Allah dalam karya kontemplasi, entah kita melayani kebutuhan sesama dengan karya amal, kita melaksanakan hal-hal itu karena terdorong oleh cinta kasih Kristus. Pemurnian rohani menjadi persembahan yang dapat diterima dan disempurnakan bukan dalam bait suci yang dibuat oleh tangan manusia, melainkan dalam lubuk-lubuk hati di mana Tuhan Yesus masuk secara bebas.

LAGU SINGKAT
Perawan Maria, engkau tak tertandingi di antara putri-putri Yerusalem,
__ sebab engkaulah Bunda Raja para raja.
Engkaulah Ratu Surga dan Ratu para malaikat.
__ Terpujilah engkau di antara wanita,
dan terpujilah buah tubuhmu.
Salam Maria penuh rahmat; Tuhan sertamu.
__ Terpujilah engkau di antara wanit,
dan terpujilah buah tubuhmu.

KIDUNG ZAKHARIA      
Luk 1:68-79

Antifon
Bergembiralah, Ibu yang berdukacita. Setelah menderita begitu banyak, sekarang engkau mulia bersama Putramu, ya Ratu semesta alam.

Mesias dan pendahulu-Nya.

Terpujilah Tuhan Allah Israel, *
sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umat-Nya.

Ia mengangkat bagi kita seorang Penyelamat yang gagah perkasa, *
Putra Daud hamba-Nya.

Seperti dijanjikan-Nya dari sediakala, *
dengan perantaraan para nabi-Nya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita, *
dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

Untuk menunjukkan rahmat-Nya kepada leluhur kita, *
dan mengindahkan perjanjian-Nya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham bapa kita, *
akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Agar kita dapat mengabdi kepada-Nya tanpa takut, *
dan berlaku kudus dan jujur di hadapan-Nya seumur hidup.

Dan engkau anakku akan disebut nabi Allah Yang Mahatinggi, *
sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalan-Nya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umat-Nya, *
berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belas kasihan, *
Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut, *
dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu dan sepanjang segala abad. Amin

Antifon
Bergembiralah, Ibu yang berdukacita. Setelah menderita begitu banyak, sekarang engkau mulia bersama Putramu, ya Ratu semesta alam.


DOA PERMOHONAN
Penyelamat kita telah sudi lahir dari Perawan Maria. Marilah kita menyembah Dia dan berkata:
-- Semoga Bunda-Mu mendoakan kami, ya Tuhan.
Kristus, matahari sejati, Perawan Maria telah mendahului Engkau seperti fajar mendahului siang, -- semoga kami hidup dalam cahaya kedatangan-Mu.
-- Semoga Bunda-Mu mendoakan kami, ya Tuhan.
Sabda kekal, Engkau telah memilih Maria menjadi Bunda-Mu yang tak bernoda, -- bebaskanlah kami dari noda dosa.
-- Semoga Bunda-Mu mendoakan kami, ya Tuhan.
Penyelamat kami, pada saat penderitaan dan wafat-Mu, Bunda-Mu berdiri di kaki salib, -- semoga berkat doanya, kami mengambil bagian dalam penderitaan-Mu dengan gembira hati.
-- Semoga Bunda-Mu mendoakan kami, ya Tuhan.
Yesus Yang Mahamurah, ketika terpaku pada salib, Engkau menyerahkan Maria kepada Yohanes sebagai Bundanya, -- semoga kami hidup selaku Putra Maria yang sejati.
-- Semoga Bunda-Mu mendoakan kami, ya Tuhan.

BAPA KAMI
Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah namaMu.
Datanglah kerajaanMu.
Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari hari ini.
Dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kamipun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam percobaan,
Tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat. Amin

DOA PENUTUP
Allah, sumber kekuatan, ketika Putra-Mu ditinggikan pada salib, Bunda-Nya berdiri di situ dan ikut menderita. Semoga kami pun mengambil bagian dalam sengsara Kristus dan ikut dibangkitkan bersama Dia, yang hidup dan berkuasa, kini dan sepanjang masa. Amin.

Semoga Tuhan memberkati kita, melindungi kita terhadap dosa dan mengantar kita ke hidup yang kekal. Amin.

-----

DOA PERSEMBAHAN PAGI
Kepada Bunda Kita Gunung Karmel

O Tuhanku, di dalam persatuan dengan Hati Maria yang Tak Bernoda (ciumlah Skapulir sebagai tanda konsekrasimu/pengudusanmu), aku mempersembahkan kepadaMU Darah Berharga Yesus dari semua altar di seluruh dunia, dipersatukan denganNya persembahan setiap pikiran, perkataan dan perbuatanku hari ini. O Yesusku, aku berhasrat hari ini untuk memperoleh setiap indulgensi dan jasa yang kubisa, dan aku mempersembahkan itu semua, bersama dengan diriku sendiri, kepada Maria yang Tak Bernoda, agar bunda dapat memakainya untuk kepentingan-kepentingan HatiMU yang Maha Kudus. Darah Berharga Yesus, selamatkanlah kami! Hati Maria yang Tak Bernoda, doakanlah kami! Hati Kudus Yesus, kasihanilah kami!


Paus Benediktus XV,  merayakan Pontiff Perang Dunia I, memberikan 500 hari indulgensi kepada mereka yang dengan penuh hormat mencium Skapulir.

No comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.