Ibadat Bacaan:
Selasa, 21 Oktober 2014
P: Ya Allah, bersegeralah menolong aku
U: Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu
Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus
Seperti pada permulaan, sekarang, selalu dan sepanjang segala abad. Amin
Alleluya.
MADAH
Ya Tritunggal mahamulya
Yang mengatur segalanya
Siang untuk kerja giat
Malam untuk istirahat
Waktu pagi waktu senja
Siang malam selamanya
Kami mohon perlindungan
Dari kemurahan Tuhan
Kami umatMu bersatu
Sujud menghadap padaMu
Memanjatkan permohonan
Teriring madah pujian
Ya Bapa yang baik hati
Luluskanlah doa kami
Berkat jasa Yesus Kristus
Yang mencurahkan Roh kudus. Amin
PENDARASAN MAZMUR
Antifon
Tuhan akan mengadili kaum miskin dengan adil
Mazmur 9B (10)
Berbahagialah,
hai kamu yang miskin, sebab milikmulah
kerajaan Allah
(Luk 6,20)
Ya Tuhan, mengapa Engkau jauh, *
mengapa Engkau menyembunyikan diri di waktu kesusahan?
Orang durhaka menyusun rencana busuk dalam hatinya,*
tak kenal lelah ia mengiktiarkan yang jahat.
Orang berdosa membanggakan kekejian hatinya,*
orang angkara menyombongkan keserakahannya.
Orang angkuh menghina Tuhan: *
“Allah takkan melampiaskan amarahNya
Ia takkan mengganggu rencanaku,*
dan aku akan unggul selama-lamanya!”
Ya Allah yang mahatinggi,+
orang jahat tidak ambil pusing akan perintahMu,*
ia menentangnya mati-matian.
Ia berkata dalam hati: “Aku takkan goyah,*
pasti aku tetap mujur dan takkan sial.”
Mulutnya penuh kutukan, tipu muslihat dan kekerasan,*
lidahnya penuh kelaliman dan kejahatan.
Ia mengadang di tengah alang-alang *
dan membunuh orang yang tak bersalah di tempat sunyi.
Matanya mengintai si malang, *
seperti singa ia mengendap di balik semak.
Ia mengendap untuk menangkap si malang,*
ia menyergap dan menyeretnya pergi.
Orang sial itu terjerat dalam jaring,*
si celaka terperosok ke dalam perangkap.
Orang jahat berkata dalam hati : “Allah sudah lupa!*
Allah tak memperhatikan, takkan melihat!”
Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus.
seperti pada permulaan sekarang, selalu dan sepanjang segala abad. Amin
Antifon
Tuhan akan mengadili kaum miskin dengan adil
Antifon
Ya Tuhan, pandanglah kesusahan si malang
Bangkitlah, ya Tuhan Allah, ulurkanlah tanganMu,*
jangan Kaulupakan orang yang tertindas.
Mungkinkah orang jahat menghina Engkau selamanya? *
Mungkinkah Kaubiarkan dia berpikir:
“Allah takkan membalas!”
Pandanglah kesusahan si malang,*
bertindaklah dengan kekuatan tanganMu.
KepadaMulah orang malang menyerahkan diri,*
Engkau yang menolong yatim piatu,
Patahkanlah lengan orang berdosa dan balaslah kejahatannya,*
mungkin dosanya luput dari pandanganMu?
Tuhanlah raja untuk selama-lamanya,*
biarlah bangsa kafir lenyap dari muka bumi.
Ya Tuhan, dengarkanlah ratapan orang miskin,*
arahkanlah perhatianMu dan condongkanlah telingaMu.
Belalah para yatim piatu dan kaum tertindas,*
jangan sampai orang angkuh menabur ketakutan di bumi.
Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus.
seperti pada permulaan sekarang, selalu dan sepanjang segala abad. Amin
Antifon
Ya Tuhan, pandanglah kesusahan si malang
Antifon
Sabda Tuhan adalah sabda murni bagaikan perak yang
dimurnikan dalam api
Mazmur 11 (12)
Bapa berkenan
mengutus PuteraNya demi kita kaum miskin (S.Agustinus)
Tolonglah, ya Tuhan, sebab habislah orang jujur,*
lenyaplah orang setia dari antara umat manusia.
Dusta belaka yang dibicarakan satu sama lain,*
bibirnya manis, tetapi hatinya mendua.-
Semoga Tuhan merenggut semua bibir yang lincir,*
semua lidah yang berbicara sombong.
Kata mereka: “Lidahlah kekuatan kami,*
bibirlah senjata kami, siapa dapat mengalahkan kami?”
Tuhan bersabda: “Mengingat jeritan orang miskin +
dan rintihan kaum tertindas, *
sekarang Aku bangkit.
Aku akan memberikan pertolongan *
kepada mereka yang mengharapkannya.”
Sabda Tuhan adalah sabda murni,*
bagaikan perak teruji yang dimurnikan tujuh kali dalam api.
Engkau, ya Tuhan, memelihara kami,*
Engkau melindungi kami sejak dahulu, ya Allah kekal.
Orang berdosa berkeliaran dimana-mana,*
menggali lubang perangkap untuk sesamanya.
Kemuliaaan kepada
Bapa dan Putera dan Roh Kudus.
seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala
abad. Amin
Antifon
Sabda Tuhan adalah sabda murni bagaikan perak yang
dimurnikan dalam api
BACAAN
Sir 29:1-13 ; 31:1-4
Sir 29:1 Barangsiapa
menaruh belas kasihan memberi pinjam kepada sesamanya, dan orang yang mengulas
tangannya memenuhi perintah.
Sir 29:2 Pinjamkanlah
kepada sesamamu di kala ia kekurangan, tetapi kembalikanlah kepada sesama tepat
pada waktunya.
Sir 29:3 Teguhkanlah
janjimu dan hendaklah setia kepadanya, niscaya senantiasa engkaupun akan
mendapat apa yang kaubutuhkan.
Sir 29:4 Banyak orang
menganggap pinjaman seolah-olah barang terdapat, dan begitu mempersusah para
penolongnya.
Sir 29:5 Sampai
menerima orang menciumi tangan, dan demi uang sesamanya akan berbicara dengan
rendah hati; tetapi pada saat mesti melunasi ia menangguhkan saja, dan akan
membayar dengan kata-kata yang buruk dan ia menyalahkan keadaan waktu.
Sir 29:6 Jika pemberi
pinjam mendesak, dengan susah separuhnya ia dapat kembali, dan itu bahkan dapat
dianggapnya sebagai keuntungan. Kalau tidak, maka peminjam telah merampas
uangnya, dan dengan tak semena-mena menjadikannya musuhnya. Dengan kutuk dan
caci maki ia membalas, dan sebagai pengganti hormat mengembalikan nista.
Sir 29:7 Banyak orang
enggan meminjamkan bukan karena kejahatannya, tetapi karena kuatir akan
dirampas dengan tak semena-mena.
Sir 29:8 Namun
demikian hendaklah sabar terhadap orang yang miskin, janganlah mempertangguhkan
dermamu kepadanya.
Sir 29:9 Demi perintah
tolonglah orang miskin, dan mengingat kekurangannya jangan menyuruh dia pergi
dengan tangan hampa.
Sir 29:10 Biar
perakmu hilang karena saudara dan kawan; jangan kaubiarkan berkarat dibawah
batu sampai jatuh binasa.
Sir 29:11 Gunakanlah
harta milikmu menurut perintah dari Yang Mahatinggi, niscaya lebih berfaedahlah
itu bagimu dari pada emas.
Sir 29:12 Kuncikanlah
segenap dermamu dalam perbendaharaanmu, maka dari segala malapetaka engkau akan
diluputkannya.
Sir 29:13 Maka
dermamu akan berperang untukmu dengan musuh lebih baik dari pada perisai kuat
dan tombak berat.
Sir 31:1 Berjaga-jaga
karena kekayaan memperkurus badan, dan kesusahan karenanya mengenyahkan tidur.
Sir 31:2 Kesusahan
karena nafkah tidak membiarkan orang mengantuk, dan tidur dihalaukan sakit
keras.
Sir 31:3 Orang kaya
bersusah payah sementara hartanya bertambah, dan apabila berhenti ia limpah
mewah.
Sir 31:4 Sebaliknya,
orang miskin bersusah payah oleh sebab nafkahnya berkurang, dan kalau berhenti
ia serba kekurangan.
DOA PENUTUP
Allah mahakuasa, kami mohon kepadaMu, semoga kami selalu
merenungkan kehendakMu dan melaksanakannya dengan perkataan dan perbuatan .
Demi Yesus Kristus, pengantara kami, yang hidup dan berkuasa
bersama Engkau dalam persekutuan Roh Kudus, sepanjang segala masa. Amin
PENUTUP
P: Marilah memuji Tuhan
U: Syukur kepada Allah
=======
Sumber:
IBADAT HARIAN
KOMISI LITURGI KWI
Jln. Cut Meutia, 10
Tromol Pos 3044, Jakarta 10002
Tlp.(021) 3154714; Fax.(021) 3154714
E-mail: komlikwi@indo.net.id
Penerbit NUSA INDAH
Jln. El Tari, Ende 86318
Flores, NTT, Indonesia
Tlp.(0381)21502; Fax.(0381)21502
E-mail: nusaindahende@yahoo.com
Cetakan XIX: 2011
=======
Dan TUHAN pun menunggumu dengan rindu
di dalam:
- Misa Kudus harian
- Kunjunganmu ke Tabernakel gereja
(Sakramen Maha Kudus) berbincang-bincanglah denganNYA.
- Pengakuan Dosa dengan hati yang
bertobat dan selalu ingin memperbaiki diri
Ingatlah berdoa:
- Koronka
- Rosario
Lakukanlah Puasa pribadi, bacalah Kitab
Suci walau hanya satu perikop.
Amalkanlah cinta kasih pada sesama
dengan ketulusan dan kerendahan hati.
"...kejarlah kekudusan, sebab
tanpa kekudusan tidak seorang pun akan melihat Tuhan."
Ibrani 12: 14
Link Harian
Brevir Harian juga ada pada Fanpage
FaceBook: Brevir Harian
Mau Terima 7 Ibadat/Doa Brevir di e-mail
setiap hari? GABUNG yahoogroups "Brevir Harian"
Pengguna Blackberry, dapat
men-download: Aplikasi Brevir Harian
Pengguna Android, dapat men-download:
Aplikasi Brevir Harian
Testimoni:
Sy juga mulai mendaraskan Brevir harian
start minggu ini karena mendengar banyak kesaksian dari saudara saudari, memang
bener baru beberapa hari mencoba sangat terasa bedanya, lebih tenang dan sabar.
Selalu ad kerinduan untuk selalu mendaraskan Brevir. Smoga lebih banyak saudara
saudari yg mendaraskan Brevir harian
Anda punya testimoni tentang pengaruh
membaca Brevir di dalam hidup anda?
Kirimkan testimoni anda untuk kemuliaan
Tuhan di Surga, ke e-mail: novena_tiga_salam_maria@yahoo.com
No comments:
Post a Comment
Note: Only a member of this blog may post a comment.