Tujuh kali dalam sehari aku memuji-muji Engkau, karena hukum-hukum-Mu yang adil.

Tujuh kali dalam sehari aku memuji-muji Engkau, karena hukum-hukum-Mu yang adil.
Tujuh kali dalam sehari aku memuji-muji Engkau, karena hukum-hukum-Mu yang adil. Mazmur 119:164

Ibadat Bacaan: Minggu, 31/8/2014

Ibadat Bacaan:  Minggu, 31 Agustus  2014

P: Ya Allah, bersegeralah menolong aku
U: Ya Tuhan, perhatikanlah hambaMu
Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus
Seperti pada permulaan, sekarang, selalu  dan sepanjang segala abad. Amin
Alleluya.

MADAH 
Yesus penyelamat kami
Hari yang pertama ini
Kausucikan selamanya
Dengan kebangkitan mulya

Bangkitlah sekarang ini
Hati dan semangat kami
Bangkitkanlah kemudian
Badan kami berkat iman

Bila Engkau datang lagi
Kami kan menyongsong pasti
Untuk hidup seterusnya
bersamaMu pada Bapa

Perkenankan kami nanti
Memuji sepenuh hati
Bapa Putra Roh mulia
Selalu senantiasa.Amin

PENDARASAN MAZMUR
 
Antifon
Tuhan Allahku, Engkau berdandanan keagungan dan semarak, berselubungkan cahaya bagaikan mantol

Mazmur 103 (104)
Barangsiapa  bersatu dengan Kristus, menjadi ciptaan baru. Yang lama telah lenyap, segala-galanya sudah menjadi baru (2 Kor 5,17)

Pujilah Tuhan, hai hatiku! *
Tuhan Allahku, betapa agunglah Engkau!

Engkau berdandanan keagungan dan semarak, *
berselubungkan cahaya bagaikan mantol

Engkau membentangkan langit laksana tenda *
dan mengisi gudang angkasa dengan air

Engkau mengendarai awan-gemawan bagaikan kereta *
dan melayang dengan sayap terentang

Engkau mengutus angin sebagai duta *
dan mengangkat api menjadi menteri

Engkau mendasarkan bumi di atas alasnya,*
jangan sampai ia goncang

Engkau menyelubunginya dengan samudera purba,*
air setinggi gunung-gemunung

Engkau menghardik, maka surutlah air, *
melarikan diri karena Engkau mengguntur

Air menguap naik ke langit dan mengalir turun ke lembah,*
masing-masing ke tempat yang Kautetapkan

Engkau menentukan batas yang tak boleh dilanggat, *
jangan sampai air menutupi bumi kembali.-

Engkau memancarkan mata air dan sungai *
yang mengalir di celah gunung-gemunung

Engkau memberi minum segala margasatwa,*
kuda-kuda liar dapat meredakan dahaganya

Di sampingnya bertenggerlah burung-burung udara *
dan memperdengarkan kicauannya

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus.
seperti pada permulaan sekarang, selalu  dan sepanjang segala abad. Amin

Antifon
Tuhan Allahku, Engkau berdandanan keagungan dan semarak, berselubungkan cahaya bagaikan mantol

Antifon
Tuhan menghasilkan gandum dari bumi dan menggembirakan hati manusia dengan anggur.

Engkau menyirami gunung dari surga *
dan memenuhi keperluan bumi dengan persediaan lumbungMu.

Engkau menumbuhkan rumput bagi ternak *
dan makanan untuk hewan pertanian

Engkau menghasilkan gandum dari bumi *
dan menggembirakan hati manusia dengan anggur

Sungguh, Engkau menggilapkan wajah manusia dengan minyak *
dan memelihara hidupnya dengan makanan

Pohon-pohon Tuhan tersiram segar, *
pohon jati raksasa yang ditanamNya

Di situlah burung-burung bersarang,*
burung bangau di pohon besar

Gunung tinggi menampung kijang,*
dan wadas melindungi musang dalam celah-celahnya

Bulan beredar sesuai dengan musim,*
matahari hafal akan saat terbenamnya

Sesudah senja turunlah malam,*
dan segala margasatwa berkeliaran

Anak singa meraung-raung mencari mangsa,*
menuntut makanan dari Allah

Bila matahari terbit, menyingkirlah mereka *
dan berbaring di tempat perteduhannya

Manusia keluar ke pekerjaannya, *
melakukan tugasnya sampai petang

Kemuliaaan  kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus.
Seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin

Antifon
Tuhan menghasilkan gandum dari bumi dan menggembirakan hati manusia dengan anggur.

Antifon
Allah melihat semua yang dijadikanNya, dan amat baiklah semuanya itu

Betapa banyaknya karyaMu, ya Tuhan! +
segalanya Kaukerjakan dengan bijaksana,*
bumi penuh ciptaanMu

Engkau menciptakan lautan yang dalam dan luas, +
Engkau mengisinya dengan jutaan benda licin,*
dengan makhluk berhayat, besar maupun kecil

Kapal-kapal mengarunginya,*
dan naga besar bermain-main dalam ombaknya

Semua mengharapkan Dikau,*
mengharapkan makanan pada waktunya

Engkau memberi, dan mereka memungut,*
Engkau membuka tangan, dan mereka kenyang

Bila Engkau memalingkan wajah, mereka merana, +
bila Engkau mengambil rohMu, matilah semuanya *
dan kembali menjadi debu

Utuslah rohMu, maka terciptalah mereka kembali,*
dan Engkau membaharui muka bumi

Semoga kemuliaan Tuhan tetap selama-lamanya,*
semoga Tuhan bergembira atas karyaNya

Dialah yang memandang bumi, sehingga bergetar,*
yang menyentuh gunung, sehingga berasap

Aku hendak bernyanyi bagi Tuhan sepanjang hidup,*
bermazmur bagi Allahku selama-lamanya

Semoga Tuhan berkenan akan laguku! *
sungguh, Tuhanlah sukacitaku

Biarlah orang berdosa musna dari muka bumi, +
biarlah orang jahat hilang lenyap, *
Pujilah Tuhan, hai hatiku

Kemuliaaan  kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus.
seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin

Antifon
Allah melihat semua yang dijadikanNya, dan amat baiklah semuanya itu

BACAAN
1 Tim 5:3-25
3. Hormatilah janda-janda yang benar-benar janda.

4. Tetapi jikalau seorang janda mempunyai anak atau cucu, hendaknya mereka itu pertama-tama belajar berbakti kepada kaum keluarganya sendiri dan membalas budi orang tua dan nenek mereka, karena itulah yang berkenan kepada Allah.

5. Sedangkan seorang janda yang benar-benar janda, yang ditinggalkan seorang diri, menaruh harapannya kepada Allah dan bertekun dalam permohonan dan doa siang malam.

6. Tetapi seorang janda yang hidup mewah dan berlebih-lebihan, ia sudah mati selagi hidup.

7. Peringatkanlah hal-hal ini juga kepada janda-janda itu agar mereka hidup dengan tidak bercela.

8. Tetapi jika ada seorang yang tidak memeliharakan sanak saudaranya, apalagi seisi rumahnya, orang itu murtad dan lebih buruk dari orang yang tidak beriman.

9. Yang didaftarkan sebagai janda, hanyalah mereka yang tidak kurang dari enam puluh tahun, yang hanya satu kali bersuami

10. dan yang terbukti telah melakukan pekerjaan yang baik, seperti mengasuh anak, memberi tumpangan, membasuh kaki saudara-saudara seiman, menolong orang yang hidup dalam kesesakan--pendeknya mereka yang telah menggunakan segala kesempatan untuk berbuat baik.

11. Tolaklah pendaftaran janda-janda yang lebih muda. Karena apabila mereka sekali digairahkan oleh keberahian yang menceraikan mereka dari Kristus, mereka itu ingin kawin

12. dan dengan memungkiri kesetiaan mereka yang semula kepada-Nya, mereka mendatangkan hukuman atas dirinya.

13. Lagipula dengan keluar masuk rumah orang, mereka membiasakan diri bermalas-malas dan bukan hanya bermalas-malas saja, tetapi juga meleter dan mencampuri soal orang lain dan mengatakan hal-hal yang tidak pantas.

14. Karena itu aku mau supaya janda-janda yang muda kawin lagi, beroleh anak, memimpin rumah tangganya dan jangan memberi alasan kepada lawan untuk memburuk-burukkan nama kita.

15. Karena beberapa janda telah tersesat mengikut Iblis.

16. Jika seorang laki-laki atau perempuan yang percaya mempunyai anggota keluarga yang janda, hendaklah ia membantu mereka sehingga mereka jangan menjadi beban bagi jemaat. Dengan demikian jemaat dapat membantu mereka yang benar-benar janda.

17. Penatua-penatua yang baik pimpinannya patut dihormati dua kali lipat, terutama mereka yang dengan jerih payah berkhotbah dan mengajar.

18. Bukankah Kitab Suci berkata: "Janganlah engkau memberangus mulut lembu yang sedang mengirik," dan lagi "seorang pekerja patut mendapat upahnya."

19. Janganlah engkau menerima tuduhan atas seorang penatua kecuali kalau didukung dua atau tiga orang saksi.

20. Mereka yang berbuat dosa hendaklah kautegor di depan semua orang agar yang lain itupun takut.

21. Di hadapan Allah dan Kristus Yesus dan malaikat-malaikat pilihan-Nya kupesankan dengan sungguh kepadamu: camkanlah petunjuk ini tanpa prasangka dan bertindaklah dalam segala sesuatu tanpa memihak.

22. Janganlah engkau terburu-buru menumpangkan tangan atas seseorang dan janganlah terbawa-bawa ke dalam dosa orang lain. Jagalah kemurnian dirimu.

23. Janganlah lagi minum air saja, melainkan tambahkanlah anggur sedikit, berhubung pencernaanmu terganggu dan tubuhmu sering lemah.

24. Dosa beberapa orang mencolok, seakan-akan mendahului mereka ke pengadilan, tetapi dosa beberapa orang lagi baru menjadi nyata kemudian.

25. Demikianpun perbuatan baik itu segera nyata dan kalau tidak demikian, ia tidak dapat terus tinggal tersembunyi.

MADAH ALLAH TUHAN KAMI
Allah Tuhan kami,*
Engkau kami puji dan kami muliakan.

Bapa yang kekal,*
seluruh bumi bersembah sujud padaMu.

BagiMu semua malaikat bermadah,*
seluruh isi surga bernyanyi.

BagiMu kerubim dan serafim*
tak kunjung putus melambungkan pujian.

Kudus, kudus, kuduslah Tuhan,*
Allah segala kuasa.

Surga dan bumi*
penuh kemuliaanMu.

KepadaMu paduan para rasul bersyukur,*
rombongan para nabi berbakti.

KepadaMu barisan para martir berkurban*
dengan mempertaruhkan nyawa.

KepadaMu Gereja kudus beriman,*
tersebar di seluruh dunia.

Ya Bapa yang mahakuasa,*
pencipta semesta alam.

Putera sejati yang terpuji,*
Putera Bapa yang tunggal.

Roh kudus, cahaya mulia,*
penghibur umat beriman.

Engkaulah raja agung, ya Kristus,*
Engkaulah Putera Allah yang hidup.

Engkau sudi dikandung santa perawan,*
menjadi manusia demi keselamatan kami.

Engkau mematahkan belenggu maut,*
membuka pintu kerajaan surga bagi kami.

Engkau bertakhta mulia di sisi Bapa,*
mengadili umat manusia.

Kami mohon, lindungilah hamba-hambaMu,*
yang Kautebus dengan darahMu sendiri.

Sambutlah kami bersama para kudus*
dalam kemuliaan abadi. –

Selamatkanlah umatMu, ya Tuhan,*
dan berkatilah milik pusakaMu.

Bimbinglah kami semua*
dan muliakanlah untuk selamanya.

Setiap hari kami meluhurkan Dikau,*
kami memuji namaMu sepanjang masa.

Ya Tuhan, sudilah menjaga kami,*
agar senantiasa luput dari dosa.

Kasihanilah kami, ya Tuhan,*
kasihanilah kami.

Limpahkanlah kasih setiaMu kepada kami,*
sebab kami berharap kepadaMu.

KepadaMu kami percaya, ya Tuhan.*
kami takkan kecewa selama-lamanya.

DOA PENUTUP
Allah segala kuasa, milikMulah segala kebaikan. Tanamkanlah dalam umatMu cinta akan Dikau dan binalah segala yang baik dalam diri kami. Murnikanlah semangat ibadah kami dan teguhkanlah dengan kasih setiaMu. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persekutuan Roh Kudus, sepanjang segala masa. Amin

PENUTUP
P: Marilah memuji Tuhan
U: Syukur kepada Allah

=======
Sumber:
IBADAT HARIAN
KOMISI LITURGI KWI
Jln. Cut Meutia, 10
Tromol Pos 3044, Jakarta 10002
Tlp.(021) 3154714; Fax.(021) 3154714
E-mail: komlikwi@indo.net.id

Penerbit NUSA INDAH
Jln. El Tari, Ende 86318
Flores, NTT, Indonesia
Tlp.(0381)21502; Fax.(0381)21502
E-mail: nusaindahende@yahoo.com

Cetakan XIX: 2011
=======

Dan TUHAN pun menunggumu dengan rindu di dalam:
- Misa Kudus harian
- Kunjunganmu ke Tabernakel gereja (Sakramen Maha Kudus) berbincang-bincanglah denganNYA.
- Pengakuan Dosa dengan hati yang bertobat dan selalu ingin memperbaiki diri
Ingatlah berdoa:
- Koronka
- Rosario
Lakukanlah Puasa pribadi, bacalah Kitab Suci walau hanya satu perikop.
Amalkanlah cinta kasih pada sesama dengan ketulusan dan kerendahan hati.

"...kejarlah kekudusan, sebab tanpa kekudusan tidak seorang pun akan melihat Tuhan."
Ibrani 12: 14
Link Harian
Brevir Harian juga ada pada Fanpage FaceBook: Brevir Harian

Mau Terima 7 Ibadat/Doa Brevir di e-mail setiap hari? GABUNG yahoogroups "Brevir Harian"
Pengguna Blackberry, dapat men-download: Aplikasi Brevir Harian
Pengguna Android, dapat men-download: Aplikasi Brevir Harian

Testimoni:
Mendengar harus baca brevir 7x sehari, duh! Udah keburu lemes. Lah pekerjaanku seabrek-abrek kadang sampai bingung yg mana dulu, malahan ada jg yg suka terbengkalai. Tapi tergelitik dgn Mazmur Daud ttg 7x sehari memuji Tuhan. Sdh diposting jg byk yg sdh baca Brevir telah mendapatkan rahmat akhirnya ya aku coba. Selesai 1 pekerjaan, aku seling 1 ibadat. Lanjut lg pekerjaan berikutnya, seling lagi 1 ibadat. Cukup sering aku bisa selesaikan 7 ibadat. Tapi kalau tidak, biasanya 4 atau 5 ibadat terkejar. Sekarang kalau aku lihat lagi hidupku.. hampir semua pekerjaanku bisa beres, bahkan lebih banyak yg beres sekarang dibanding dulu. Sore hari aku bisa hadiri misa, pulang misa masih bisa daraskan Rosario dan Koronka, pekerjaan banyak yg rampung, brevir tetap jalan dgn tenang. Ini sungguh mengherankan. Dulu setiap pekerjaan terasa berat dan menantang, sekarang, dikerjakan normal saja, selesai juga, tidak ada kesulitan berarti. Kalau pun ada kesulitan, sangat terasa akhirnya ada kemudahan. Ooooo, begitu ya yg disebut rahmat. Peruntungan dan kemudahan memang nyata ada merupakan rahmat dari kerahiman Tuhan utk siapapun yg mengandalkan DIA. Coba tau Brevir dari dulu ya. Ya tdk apa, kusyukuri toh akhirnya aku sdh bisa menjalankan dan menikmati rahmat2 indahNYA. Terima Kasih,, Tuhan Memberkati..!!

Anda punya testimoni tentang pengaruh membaca Brevir di dalam hidup anda?
Kirimkan testimoni anda untuk kemuliaan Tuhan di Surga, ke e-mail: novena_tiga_salam_maria@yahoo.com


No comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.